Sabar = Bodoh / Bodoh = Sabar
Aku terpaku dua kata yang bersamadengan, bodoh=sabar/sabar=bodoh, mereka bilang “aku bodoh” aku bilang “aku sabar” mereka bilang “aku sabar didalam kebodohan” aku bilang “kebodohan membuat aku sabar” nah lo !!! aku bodoh !! atau aku sabar !!!,
Berawal dari mulutmu yang selalu membicarakah hari esok, aku percaya, tapi tidak hari ini, besok begitu absurd untuk aku pahami, dan kau berbicara dengan sebuah kepastian yang bertanda tanya, lagi-lagi aku percaya, tapi tetap alibi mu tidak untuk hari ini.
Ini soal rasa adan kata, bukan cinta yang menjelma luka, atau luka yang menjadi cinta.wah…!! bagaimana ini nampak nya rasa dan kata sudah tidak bersahabat seperti dulu lagi, mereka kini bermain dialam yang berbeda.
Mimpi tentang kebahagiaan dan alibi tentang hari esok benar-benar membuat ku ingin bangun, tapi entah mengapa aku masih saja terus tertidur meski aku sudah tidak ngantuk lagi.
Dan pertanyaan bersamadengan itu pun muncul kembali,
Adakaha orang sabar, yang sudah tidak ngatuk masih saja terus tertidur, atu orang bodoh yang malas untuk bangun ???
Uhhhhh !!! ternyata kata dan rasa benar-benar bermusuhan,mereka tidak lagi satu alam, memasung hatiku lewat siluet tengah malam.
By :Renny Re-Chan Rumhil
Aku terpaku dua kata yang bersamadengan, bodoh=sabar/sabar=bodoh, mereka bilang “aku bodoh” aku bilang “aku sabar” mereka bilang “aku sabar didalam kebodohan” aku bilang “kebodohan membuat aku sabar” nah lo !!! aku bodoh !! atau aku sabar !!!,
Berawal dari mulutmu yang selalu membicarakah hari esok, aku percaya, tapi tidak hari ini, besok begitu absurd untuk aku pahami, dan kau berbicara dengan sebuah kepastian yang bertanda tanya, lagi-lagi aku percaya, tapi tetap alibi mu tidak untuk hari ini.
Ini soal rasa adan kata, bukan cinta yang menjelma luka, atau luka yang menjadi cinta.wah…!! bagaimana ini nampak nya rasa dan kata sudah tidak bersahabat seperti dulu lagi, mereka kini bermain dialam yang berbeda.
Mimpi tentang kebahagiaan dan alibi tentang hari esok benar-benar membuat ku ingin bangun, tapi entah mengapa aku masih saja terus tertidur meski aku sudah tidak ngantuk lagi.
Dan pertanyaan bersamadengan itu pun muncul kembali,
Adakaha orang sabar, yang sudah tidak ngatuk masih saja terus tertidur, atu orang bodoh yang malas untuk bangun ???
Uhhhhh !!! ternyata kata dan rasa benar-benar bermusuhan,mereka tidak lagi satu alam, memasung hatiku lewat siluet tengah malam.
By :Renny Re-Chan Rumhil


0 komentar:
Posting Komentar